Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts
Monday, February 1, 2016

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Sosial Media...Silahkan Share... Mari Berbagi Informasi Bermanfaat Untuk Sesama...

 seorang perempuan yang memperlihatkan photo pribadinya di internet bisa jadi aja sudah tidak mematuhi larangan tidak buat tabarruj dan sufur. Tabarruj berarti seorang perempuan memperlihatkan sebagian anggota badannya ataupun perhiasannya dihadapan lelaki asing.

Sedangkan Sufur ialah seorang perempuan menampak - nampakkan wajah dihadapan lelaki lain. Oleh karna itu Tabarruj lebih universal cakupannya dari pada sufur, lantaran mencakup wajah dan anggota badan yang lain.

Tabarruj diharamkan dalam syariat bersumber pada ayat al - Qur’an dan hadits, antara lain: “Dan hendaknya kamu tetaplah di rumahmu dan jangan hingga kamu berhias dan bertingkah laku serupa sebagian orang Jahiliyah yang dahulu. ” (QS. Al - Ahzab: 33)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada 2 kelompok warga neraka yang belum sempat aku amati: kalangan yang bawa cemeti serupa ekor sapi yang memukuli sebagian orang dengannya dan juga sebagian perempuan yang berbaju tetapi mereka t3l4nj4ng, berlenggak lenggok kepala mereka serupa punuk unta yang bergoyang. Wanita - wanita itu tidak masuk surga dan tidak memperoleh baunya walaupun sesungguhnya bau surga mampu tercium sepanjang sekian dan juga sekian. ” (HR. Muslim no. 3971 dan juga 5098)

Jika seorang perempuan memperlihatkan photo pribadinya di internet lalu dimanakah esensi jilbab bagaikan angkatan laut (AL) Haya’ (RASA MALU). bagaikan seorang muslimah sejati, pastinya saudariku hendak memikirkan ribuan kali buat jalani perihal yang demikian. walaupun sesungguhnya Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang maksudnya: “Sesungguhnya masing - masing agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam ialah malu” sabda dia yang lain; “Malu ialah sisi dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla pula peruntukan kewajiban berhijab bagaikan ciri ‘Iffah (menahan diri dari m4ksi4t) dalam firman - Nya, “Hai Nabi, katakanlah pada isteri - isterimu, kanak - kanak perempuanmu dan juga isteri - isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh badan mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih gampang buat di kenal, karenanya mereka tidak di ganggu. dan Allah ialah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (Al Ahzab: 59)

Itu lantaran mereka menutupi badan mereka buat menjauhi dan menahan diri dari perbuatan kurang baik (dosa), karenanya “mereka tidak diganggu”. Jadi sebagian orang fasik tidak hendak mengusik mereka.

Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” bagaikan isyarat
bahwa mengenali keelokan badan perempuan ialah satu wujud permasalahan baerupa fitnah dan kejahatan buat mereka. Wallahua’lam.

Di antara dampak negatif perempuan memajang photo muka di internet :

– mampu membikin laki - laki yg bernazar maupun tidak bernazar memandangnya jadi tergoda, mengotori hatinya, buat terbayang siang malam, terlebih lagi pula mampu menimbulkan bebrapa hasrat kurang baik ataupun terlebih lagi pula hingga melaksanakan kejahatan. walaupun seorang perempuan tutup seluruh badan terkecuali wajah dan telapak tangannya, kemudian dia menampilkan pribadinya di social media jadi ini pula tidak mampu menjamin selamatnya orang yang memandang dari fitnah, karena wajah perempuan memiliki energi tarik yang begitu kokoh pada lelaki, hingga, walaupun seluruh badannya tertutup dengan baik hendak namun apabila mukanya di buka dan dipampang di depan wisatawan akun, jadi itu mampu menimbulkan fitnah di hati orang yang memandangnya. disebabkan orang yang memandang photo itu mampu terfitnah jadi tidak dibolehkan memampang photo wajah itu di taman web yang mampu dibuka oleh sebagian laki - laki yang tidaklah mahromnya.

– Menggoda pria, membikin laki - laki tidak menundukkan pandangan, walaupun sesungguhnya dalam angkatan laut (AL) Quran diperintahkan menundukkan pandangan. apabila didunia nyata, laki - laki tidak hendak berani lambat - laun memandang wanita, terlebih yang belum dikenalnya. laki - laki hendak malu apabila nampak lagi memandang perempuan itu terus - menerus. namun photo di internet, sebagian lelaki mampu memandangnya lambat - laun tanpa merasa malu, karena tidak terdapat orang yang tahu. dan perihal itu mampu memperkenalkan bermacam - macam dampak negatif baik buat laki - laki maupun wanita. Telah semestinya sebagian perempuan menolong sebagian laki - laki dgn langkah menjauh terbentuknya perihal itu, ialah dgn tidak memajang fotonya.

– Begitu sebagian perempuan yg jadi korban laki - laki jahat bermula dari Facebook, di ajak ketemuan, ditipu, diculik, dip3rk0s4, dibunuh, dan juga lain - lain, diawali oleh laki - laki tertarik amati photo si perempuan di FB, serupa sering dikabarkan mass media.

– Photo kamu mampu dicopy dan diedit oleh orang2 jahat, diperuntukan photo p0rn0, ataupun digunakan buat hal2 lain yg merugikan, (umpamanya orang buat satu akun dgn memakai foto2 anda)

Ridhokah lelaki yang telah disiapkan Allah buat jadi pendamping hidupmu? karna mereka lah yang mempunyai hak pada kecantikan yang kamu punyai. Jawabnya: itu hak anda, kami hanya menyampaikan.

Tetapi seluruh berulang ke diri kita masing - masing, apabila memanglah susah rasa - rasanya tidak mengenakan sosial media, jadikanlah sosial media itu jadi perihal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan fitnah buat kita sendiri.

Silakan berbagi informasi ini pada rekanmu yang lain bila kalian kerasa ini bermanfaat. 

[sumber : beritaterpercayaku.com]
Sunday, January 31, 2016

Muslimah Wajib Tahu Perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar dan Kerudung, Silahkan Share... Mari Berbagi Informasi Bermanfaat Untuk Sesama...

 Teman Muslimah, acapkali kita terjebak dalam sesuatu sebutan sementara itu maksudnya kita tidak tahu, cuma menjajaki kerutinan dan juga mayoritas orang yang kerap mengatakan sebutan tersebut terus menerus, tercantum mengatakan sebutan jilbab, hijab, khimar dan juga kerudung, nyatanya keempat sebutan tersebut berubah arti loh. Kita bahas satu satu ya mulai dari asal kata, guna dan juga trik pakainya.
1.Jilbab

Jilbab, asal kata dari Bahasa Arab (جلباب) dan juga menggambarkan baju totalitas yang kita gunakan buat menutup aurat, perihal ini tercatat dalam QS. Al - Ahzab: 59, dan juga perintah Allah sejalan dengan yang dipaparkan Nabi Muhammad Saw. dalam hadist beliau, yang artinya: “Wahai Asma! sebetulnya seseorang wanita apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat segala anggota tubuhnya, kecuali ini dan juga ini, sembari Rasulullah SAW menunjuk wajah dan juga kedua tapak tangannya”.

Nah, sudah komplit ya dipaparkan oleh Rasul Kita, Nabi Muhammad SAW, bahwasannya hijab itu merupakan baju yang menutup segala badan kita dan juga yang tampak, cuma boleh muka dan juga telapak tangan saja.
2.Hijab

Lalu gimana dengan sebutan Hijab, kata ini baru - baru popular banget, bimbingan hijab, jilbab street, dan juga lain lain. Sama serupa kata Jilbab, kata jilbab berasal dari Bahasa Arab, (حجاب ħijāb) artinya, barang yang menutupi sesuatu.

Dalam angkatan laut (AL) Qur’an kata jilbab terdapat di QS. angkatan laut (AL) Ahzab: 53. makna jilbab dalam angkatan laut (AL) Qur’an malah penutup secara umum, semisal tirai, papan pembatas, ataupun kelambu. apabila berhubungan dengan menutup aurat, sebutan jilbab bermakna selayaknya perempuan yang berjilbab sebaiknya menyempurnakan dan juga melindungi hijab setimpal dengan gunanya ialah menutup (hijab) tubuh.

Adapun tata trik berpakaian menutup rambut/aurat dalam Islam, menutup segala badan kecuali muka dan juga telapak tangan, baju tidak membentuk tubuh, tidak kelewatan mengenakan perhiasan, tidak menyamai lelaki, tidak sangat simpel dan juga tidak sangat mewah, berpakaian setimpal kesanggupan kita, karna nanti takut hendak berujung pada penyakit hati berbentuk bangga pada diri ataupun baju sendiri.

Sahabat Muslimah, yang hijab dan juga hijabnya belum sempurna, masih dapat disempurnakan, namanya pula proses, tetapi jangan kelamaan prosesnya ya, pelan tetapi pasti, kan jadi adem lihatnya.
3. Khimar

Kalau khimar dan juga kerudung gimana pula?

Khimar dan juga kerudung beda tipis artinya, cuma aja di dalam angkatan laut (AL) Qur’an kata Khimar terdapat dalam QS. An Nur: 31.“Hendaklah mereka menutupkan khumur ke dadanya. (An Nuur :31)” dari ayat tersebut kita simpulkan makna kalau khimar merupakan kain yang menutupi kepala, leher dan juga dada, pastinya tanpa menutup wajah, terlebih lagi terdapat lagi penjelasan, kain khimar tersebut menutup dari depan dan juga belakang.
4. Kerudung

Sedangkan kerudung, menggambarkan sebutan buat mengatakan kain yang cuma menutupi kepala saja, dan juga amat tidak diajarkan buat digunakan dalam memenuhi busana muslimah kita.

Jadi, teman Muslimah, intinya merupakan menutup rambut/aurat untuk muslimah, harus hukumnya. ingin whatever istilahnya, lagi pula perintah Allah sudah jelas banget di dalam angkatan laut (AL) Qur’an. antusias menyempurnakan menutup rambut/aurat ayo teman Muslimah.


[sumber : Ummi Online]
Tuesday, January 26, 2016

3 Penampilan Wanita Yang Tidak Akan Mencium Bau Surga,Silahkan Share... Mari Berbagi Informasi Bermanfaat Untuk Sesama...

 terdapat 3 gaya, penampilan ataupun fashion yang membikin perempuan muslimah diancam tidak hendak mencium bau surga. sementara itu bau surga mampu dicium dari jarak sekian dan juga sekian. Di antara penampilan yang diancam serupa itu merupakan style perempuan yang berpakaian tetapi telanjang. Yang kita saksikan dikala ini, banyak perempuan berjilbab ataupun berkerudung masih berpenampilan ketat dan juga seksi.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada 2 kalangan dari penduduk neraka yang belum sempat saya lihat: (1) sesuatu kalangan yang mempunyai cambuk serupa ekor sapi buat memukul manusia dan juga (2) para perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak - lenggok, kepala mereka serupa punuk unta yang miring. perempuan serupa itu tidak hendak masuk surga dan juga tidak hendak mencium baunya, sementara itu baunya mampu tercium dari jarak sekian dan juga sekian.” (HR. Muslim no. 2128).

Tiga watak perempuan yang Tidak Mencium Bau Surga

Dalam hadits di atas disebutkan sebagian watak perempuan yang diancam tidak mencium bau surga di mana disebutkan,

وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ

Yaitu para perempuan yang: (1) berpakaian namun telanjang, (2) maa - ilaat wa mumiilaat, (3) kepala mereka serupa punuk unta yang miring.

Apa yang diartikan ketiga watak ini?

Berikut penjelasan dari Imam Nawawi dalam angkatan laut (AL) Minhaj Syarh Shahih Muslim.

(1) perempuan yang berpakaian namun telanjang.

Ada sebagian tafsiran yang di informasikan oleh Imam Nawawi:

1 - perempuan yang menemukan nikmat Allah, tetapi enggan bersyukur kepada - Nya.

2 - perempuan yang menutup sebagian badannya dan juga menyingkap sebagian lainnya.

3 - perempuan yang mengenakan baju yang tipis yang menampakkan corak badannya.

(2) perempuan yang maa - ilaat wa mumiilaat

Ada sebagian tafsiran menimpa perihal ini:

1 - Maa - ilaat yang diartikan merupakan tidak taat pada Allah dan juga tidak ingin melindungi yang mesti dijaga. Mumiilaat yang diartikan merupakan mengarahkan yang lain buat berbuat suatu yang tercela.

2 - Maa - ilaat merupakan berjalan sembari mengenakan wangi - wangian dan juga mumilaat ialah berjalan sembari menggoyangkan kedua pundaknya ataupun bahunya.

3 - Maa - ilaat yang diartikan merupakan perempuan yang biasa menyisir rambutnya sampai - sampai bergaya sembari berlenggak lenggok bagai perempuan nakal. Mumiilaat yang diartikan merupakan perempuan yang menyisir rambut perempuan lain biar bergaya serupa itu.

(3) perempuan yang kepalanya serupa punuk unta yang miring

Maksudnya merupakan perempuan yang terencana memperbesar kepalanya dengan mengumpulkan rambut di atas kepalanya seakan - akan mengenakan serban (sorban). (Lihat Syarh Shahih Muslim, terbitan Dar Ibnul Jauzi, 14: 98 - 99).

Mode perempuan dikala Ini …

Ada sebagian style yang dapat kita saksikan dari fashion perempuan muslimah dikala ini yang diancam tidak mencium bau surga bersumber pada hadits di atas:

1 - perempuan yang mengenakan baju tipis sampai - sampai nampak corak kulit.

2 - perempuan yang berpakaian namun telanjang karna sebagian badannya terbuka dan juga yang lain tertutup.

3 - perempuan yang biasa berhias diri dengan menyisir rambut dan juga memakerkan rambutnya kala berjalan dengan berlenggak lenggok.

4 - perempuan yang menyanggul rambutnya di atas kepalanya ataupun menaikkan rambut di atas kepalanya sampai - sampai nampak besar serupa menggunakan konde (sanggul).

5 - perempuan yang mengenakan wangi - wangian dan juga berjalan sembari menggoyangkan pundak ataupun bahunya.

Semoga Allah berikan petunjuk pada perempuan muslimah buat berpakaian yang setimpal petunjuk Islam. karna penampilan serupa ini yang lebih menyelamatkan mereka di dunia dan juga akhirat. 

[sumber : rumaysho.com]
Sunday, October 4, 2015

15 DOSA DI KEPALA WANITA, Ladies Kamu harus tahu!!!

Tidak berhijab (menutup aurat).

Allah berfirman, yang artinya: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendakl ah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur: 24).

Menyambung rambut / memakai konde.

Dari Asma’ binti Abi Bakr, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukanny a dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya. Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung” (HR Bukhari-Muslim)

Mewarnai / menyemir rambut dengan warna hitam.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR. Abu Daud)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim).

Mencabut uban.

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud)

Memakai bulu mata palsu.

Fatwa: “…Menurut kami, tidak diperbolehkan memasang bulu mata buatan (palsu) pada kedua matanya, karena hal tersebut sama dengan memasang rambut palsu, dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaknat wanita yang memasang dan yang minta dipasangi rambut palsu. Jika Nabi telah melarang menyambungkan rambut dengan rambut lainnya (memasang rambut palsu) maka memasang bulu mata pun tidak boleh.

Juga tidak boleh memasang bulu mata palsu karena alasan bulu mata yang asli tidak lentik atau pendek. Selayaknya seorang wanita muslimah menerima dengan penuh kerelaan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah, dan tidak perlu melakukan tipu daya atau merekayasa kecantikan, sehingga tampak kepada sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti memiliki pakaian yang tidak patut dipakai oleh seorang wanita muslimah…”

Bertabarruj.

Allah Azza wa Jalla berfirman, yang artinya: “Dan janganlah kalian (para wanita) bertabarruj (keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu” [al-Ahzaab:33].

Merenggangkan / mengikir gigi.

Dari Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang orang mencukur alis, mengkikir gigi, menyambung rambut, dan mentato, kecuali karena penyakit. (HR. Ahmad).

Dari ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, “Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah. (HR. Bukhari)

Membuat tatto. (Lihat point ke-7)


Memakai jilbab gaul / tidak memenuhi syarat hijab.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahkan telah memperingatkan kita dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:

“Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya, yaitu suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor-ekor sapi betina yang mereka pakai untuk mencambuk manusia; wanita-wanita yang berpakaian (namun) telanjang, yang kalau berjalan berlenggak-leng gok menggoyang-goya ngkan kepalanya lagi durhaka (tidak ta’at), kepalanya seperti
punuk-punuk unta yang meliuk-liuk. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak dapat mencium bau wanginya, padahal bau wanginya itu sudah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR Muslim/HR Ahmad)

Memakai rambut palsu.


“Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan rambutnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

Mencukur rambut menyerupai laki-laki atau wanita kafir.

a. Potongan yang menyerupai potongan laki-laki maka hukumnya haram dan dosa besar, sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum wanita yang menyerupai kaum pria. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, bahwa beliau mengatakan:


“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat kaum lelaki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai lelaki.” (HR Bukhari)


b. Potongan yang menyerupai potongan khas wanita kafir, maka hukumnya juga haram, karena tidak boleh menyerupai orang-orang kafir. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang meniru-niru (kebiasaan) suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut” (HR Abu Daud)

Mencukur / mencabut bulu alis. (Lihat point ke-7)

Memakai lensa kontak berwarna untuk tabarruj.


Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata: “lensa kontak berwarna untuk perhiasan (untuk bergaya). Maka hukumnya sama dengan perhiasan, jika digunakan untuk berhias bagi suaminya maka tidak mengapa.

Jika digunakan untuk yang lain maka hendaknya tidak menimbulkan fitnah. Dipersyaratkan juga tidak menimbulkan bahaya (misalnya iritasi dan alergi pada mata, pent) atau menimbulkan unsur penipuan dan kebohongan misalnya menampakkan pada laki-laki yang akan melamar. Dan juga tidak ada unsur menyia-nyiakan harta (israaf) karena Allah melarangnya.”

Operasi plastik untuk kecantikan.


Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya, “Bagaimana hukum melaksanakan operasi kecantikan dan hukum mempelajari ilmu kecantikan?”
Jawaban beliau,”Operasi kecantikan (plastik) ini ada dua macam. Pertama, operasi kecantikan untuk menghilangkan cacat yang karena kecelakaan atau yang lainnya. Operasi seperti ini boleh dilakukan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan izin kepada seorang lelaki–yang terpotong hidungnya dalam peperangan–untu k membuat hidung palsu dari emas.

Kedua, operasi yang dilakukan bukan untuk menghilangkan cacat, namun hanya untuk menambah kecantikan (supaya bertambah cantik). Operasi ini hukumnya haram, tidak boleh dilakukan, karena dalam sebuah hadis (disebutkan), ‘Rasulullah melaknat orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tato, dan orang yang minta dibuatkan tato.’ (HR Bukhari).

Memakai kawat gigi untuk kecantikan / tabarruj.


Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya, “Apa hukumnya memperbaiki gigi?” Syaikh menjawab, “Memperbaiki gigi ini dibagi menjadi dua kategori:

Pertama, jika tujuannya supaya bertambah cantik atu indah, maka ini hukumnya haram. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menata giginya agar terlihat lebih indah yang merubah ciptaan Allah. Padahal seorang wanita membutuhkan hal yang demikian untuk estetika (keindahan), dengan demikian seorang laki-laki lebih layak dilarang daripada wanita.

Kedua, jika seseorang memperbaikinya karena ada cacat, tidak mengapa ia melakukannya. Sebagian orang ada suatu cacat pada giginya, mungkin pada gigi serinya atau gigi yang lain. Cacat tersebut membuat orang merasa jijik untuk melihatnya. Keadaan yang demikian ini dimaklumi untuk membenarkannya. Hal ini dikategorikan sebagai menghilangkan aib atau cacat bukan termasuk menambah kecantikan. Dasar argumentasinya (dalil), Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan seorang laki-laki yang hidungnya terpotong agar menggantinya dengan hidung palsu dari emas, yang demikian ini termasuk menghilangkan cacat bukan dimaksudkan untuk mempercantik diri.”
Thursday, April 16, 2015

Waspada! Jin Bisa Meniduri Wanita, Begini Cara Menghindarinya....

Sudah harus menjadi kesadaran bagi semua wanita untuk mewaspadai gangguan jin atas wanita-wanita muslimah.

Perlu diketahui, wanita adalah mangsa empuk bagi jin maupun dukun untuk melampiaskan kejahatannya. Wanita lebih mudah kesurupan, di santet, dan disihir oleh dukun. Dan itu lebih rentan apabila dalam keadaan haidh, ditambah lagi kondisi lahir dan batin yang tidak bersih.

Rasul bersabda, ketika wanita keluar rumah maka setan akan menghiasi mereka depan dan belakang. Depan di bagian wajah dan belakang di bagian pinggul. Oleh karenanya kenapa wanita disebut akan mendatangkan fitnah ketika keluar rumah, dianjurkan bagi mereka agar berpakaian tertutup, berdoa serta berzikir agar setan tidak menghiasi mereka serta tidak memudharatkan mereka.

Jin sangat senang melihat aurat, dan itu terlebih lagi bagi wanita. Ketika Rasul pulang kerumah dari gua Hira, Khatijah membuka baju beliau dan menanyakan apakah makhluk (jibril) masih ada? Jika tidak maka itu malaikat dan jika ada maka itu setan. Karena setan senang melihat aurat manusia. Sedang Rasul dalam keadaan ketakutan masa itu. Dan jibril telah pergi. Begitu juga dengan wanita, pastikan membaca doa (minimal bismillah) ketika membuka aurat, niscaya Allah akan memberi hijab sehingga alam ghaib tidak dapat melihatnya.

Begitupun ketika masuk WC/Kamar Mandi/Toilet. Disebutkan dalam hadits bahwa tempatnya jin disana. Olehkarenanya, pastikan tidak lupa untuk membaca doa masuk wc agar Allah menghijabkannya jika anda tidak mau di plototin oleh jin selama anda didalam tempat itu. Jin hidup di tempat2 kotor. Termasuk juga bagian tubuh manusia. Jika tidak terurus dan dibiarkan kotor maka dipastikan jin berhinggap disana.

Ukuran jin itu berbagai macam. Ketika kita memaki ia akan tumbuh besar dan ketika kita berzikir ia akan mengecil. Pastika tubuh anda terjaga dari kotoran dan najis serta jadikan ia selalu wangi. Ketika menguap tutup mulut anda dan tahan agar tidak bersuara. Karena dengan menguap jin mudah memasuki dan bersarang didalam tubuh.

Pastikan ketika keluar rumah anda tidak sendirian dan tidak berdua2an dengan bukan mahram. Karena jin hadir diantara mereka.

Jika anda sudah berkeluarga, pastikan saat berjimak tidak lupa membaca doa (minimal bismillah). Supaya jin dan setan tidak ikut serta dalam hubungan anda. Karena jin bisa saja meniduri anda/istri anda. Itu karena jin juga memiliki nafsu seperti manusia. Sama seperti nafsunya manusia melihat jin yang memikat hati karena wujud rupanya yang mengundang syahwat.

– jangan mandi dalam keadaan terbuka
– jangan mandi selepas petang
– jangan tidur dalam keadaan terbuka (pakaian yg minim)
– jangan tidur telentang, sebaiknya tidur menyamping ( seperti sunnah rasulullah)
– jangan tidur setelah ashar sampai habis maghrib
– jangan tidur di ruang tamu

Saat anda (wanita) tidur, jangan lupa membaca doa. Itu agar anda selamat dari kejahatan jin laki-laki. Jika anda merasa ditindih jin maka langsung bertaawudz dan memohon pertolongan karena bisa jadi anda sedang ditiduri jin.

Jika anda anak kos, ketika masuk jangan lupa salam dan doa. Itu supaya rumah anda tidak dihuni jin laki-laki dan supaya tidak memudharatkan anda. Pastikan anda melaksanakan shalat dan tilawah quran didalamnya.

Perlu anda ketahui, sebagaimana pengalaman dari kisah yang ada. Bahwa jin sangat suka dengan wanita cantik. Banyak kita jumpai peristiwa wanita kesurupan karena jin yang merasukinya itu cinta padanya. Jin itu akan mengikutinya kemanapun ia pergi. Pastikan anda selalu memproteksi diri dengan membaca ayat kursi ba’da maghrib, subuh dan sebelum tidur. Kemudian membaca doa sebelum makan dan minum.