Showing posts with label religi. Show all posts
Showing posts with label religi. Show all posts
Monday, May 30, 2016

[Video] Suratman Sholat Dengan Bahasa Jawa , MUI Probolinggo Sebut Aliran Ini Sesat.



Heboh Sholat Dengan Bahasa Jawa,
Subhanallah Sholat Dengan Bahasa Jawa

Dengan alasan mudah dimengerti, Suratman, pengikut Aliran Suci di Probolinggo, Jawa Timur, melaksanakan salat wajib dengan menggunakan bahasa Jawa.

Menurut Suratman di Kantor Kejaksaan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (10/3/2016), dirinya melaksanakan salat dengan bahasa Jawa hanya untuk mempermudah dimengerti. Dia pun berharap agar pemerintah mau menerima keberadaan Aliran Suci ini.

Sejauh ini, Aliran Suci tersebut memiliki 18 pengikut. Permasalahan salat berbahasa Jawa ini pun dilaporkan masyarakat Sumberkare, Wonomerto, Probolinggo, kepada pihak terkait.

Setelah dilakukan pertemuan antara penganut Aliran Suci, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), MUI menyatakan Aliran Suci yang melakukan salat wajib dengan menggunakan bahasa Jawa menyimpang dari syariat Islam.

Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo Sihabudin Soleh mengatakan, ke depan Suratman yang sudah memiliki 18 pengikut Aliran Suci ini diharapkan untuk melakukan salat sesuai dengan syariat Islam dan tidak menyebarkan aliran ini.

Muspika juga akan terus memantau perkembangan rumah Suratman di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, agar tidak terjadi gesekan antarumat beragama.

Sejak sebulan terakhir ini warga di Kabupaten Probolinggo digemparkan munculnya suara adzan dengan menggunakan Bahasa Jawa. Bahkan, imam masjid saat salat menggunakan Bahasa Jawa.

Mereka menyebutkan dengan ajaran suci. Beberapa ulama dari ajaran suci dipanggil Kejaksaan setempat dengan menghadirkan Majalis Ulama Indonesia Probolinggo.

Adanya ajaran menyimpang, Kejaksaan Kabupaten Probolinggo, akhirnya mendatangkan Majelis Ulama Indonesia setempat dan memanggil pihak dari ajaran suci yang mengajarkan Islam dengan cara menyimpang.

Selain itu, pihak Kejaksaan juga mendatangkan beberapa ulama dari Forum Komunikasi Umat Beragama setempat, guna memastikan ajaran suci yang berpusat di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, betul-betul menyimpang dari ajaran Islam sesungguhnya.

Dari pertemuan tersebut, tokoh dari ajaran suci mempertunjukkan cara mereka adzan hingga tata cara sholat. Ternyata semuanya memakai Bahasa Jawa, bukan memakai Bahasa Arab, sebagaimana ajaran Islam pada umumnya.

Selain memakai Bahasa Jawa, seperti dilansir pojokpitu.com yang dibaca saat takbir hanya Gusti Allah dan surat Al Fatihah tidak dibaca di ajaran suci ini. Hingga rukuk yang dibaca hanya Gusti Allah saja. Dari apa yang ditunjukkan oleh tokoh ajaran suci tersebut, jelas sudah menyimpang dengan ajaran agama Islam yang sebenarnya.

Menurut Suratman, salah satu tokoh ajaran suci, Bahasa Jawa sengaja digunakan dalam adzan dan sholat agar lebih paham tentang arti bacaan Bahasa Arab.

Sementara itu, menurut Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Kiyai Haji Sihabuddin Sholeh, ajaran suci ini sudah menodai agama Islam dan merupakan ajaran yang menyimpang.

Usai pertemuan, pengikut ajaran suci diminta tidak lagi melakukan sholat memakai Bahasa Jawa dan meminta kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya.

Selain itu, pihak kepolisian, majelis ulama setempat akan terus mengawasi tingkah laku pengikut ajaran suci yang saat ini diperkirakan sudah ada sekitar 18 orang pengikutnya.



Sumber: kabarnetizen.com
Wednesday, May 25, 2016

[Astaghfirullah....] Dahsyatnya Banjir Sampai Menelan Korban, Melanda Mekkah Juga Madinah... Ini Tanda2 Kiamat Sudah Dekat

 

Badai yang mulai menerjang pada Selasa, 12 April malam waktu setempat itu, telah mereda pada Rabu pagi waktu setempat. Namun sejumlah jalan masih terendam air akibat banjir.

Juru bicara dewan kota, Mohammed al-Shwayman mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/4/2016), otoritas Riyadh telah menerapkan rencana emergensi untuk menanggulangi banjir tersebut.

Lalu lintas pun mengalami kemacetan hingga empat kilometer di sepanjang salah satu jalanan utama di Riyadh. Banyak kendaraan mengalami mogok seiring banjir yang melanda jalan-jalan di Riyadh.

Banjir seperti ini merupakan peristiwa langka di Riyadh, yang dikenal akan suhu udaranya yang panas dan hanya sesekali diguyur hujan lebat.

Disampaikan Departemen Pertahanan Sipil Saudi, seperti dilansir AFP, Jumat (15/4/2016), korban tewas akibat banjir langka itu berasal dari sejumlah wilayah Saudi, mulai dari Riyadh hingga Hail, juga Makkah, Madinah, Al-Baha, Asir, Najran dan Jazan. Departemen tersebut juga menyatakan, pihaknya berhasil menyelamatkan 915 orang dari banjir.

Organisasi Bulan Sabit Merah Saudi secara terpisah melaporkan, satu korban tewas berasal dari wilayah Al-Baha, yang berjarak lebih dari 300 kilometer dari Jazan. Sekitar 27 orang lainnya di Al-Baha dilaporkan mengalami luka-luka selama 3 hari setelah mengalami kecelakaan di tengah hujan deras.

Sumber keamanan setempat menuturkan, sedikitnya 10 korban tewas berasal dari Provinsi Amran, sebelah utara ibukota Sanaa. Sejumlah orang lainnya dilaporkan hilang di wilayah yang sama.

Sedangkan 14 korban tewas lainnya berasal dari wilayah Hajjah, sebelah barat laut Sanaa. Wilayah Hajjah juga dilanda longsor akibat hujan deras dan merenggut beberapa nyawa. Banjir di Amran dan Hajjah dilaporkan merusak sejumlah rusak serta memutus akses jalan. Salah satu bendungan setempat, dilaporkan jebol hingga membanjiri area pertanian di sekitarnya dan merobohkan sebuah jembatan.

Tonton Videonya....




[sumber : youtube.com]
Monday, February 1, 2016

6 Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha, Subhanallah!!

 RAHASIA dan juga keutamaan shalat Dhuha menggambarkan salah satu di antara shalat - shalat sunah yang amat diajarkan oleh Rasulullah SAW. Banyak sekali uraian hadits yang telah mengatakan bermacam keutamaan dan juga keistimewaan shalat Dhuha untuk siapa aja yang melaksanakannya.

Berikut ini merupakan sebagian hadits Rasulullah Muhammad saw yang menggambarkan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah untuk segala Persendian badan Manusia
Dari Abu Dzar al - Ghifari ra, dia mengatakan kalau Nabi Muhammad saw bersabda: “Di tiap seorang diri seseorang dari kalian ada sedekah, tiap tasbih (ucapan subhanallah) merupakan sedekah, tiap tahmid (ucapan alhamdulillah) merupakan sedekah, tiap tahlil (ucapan lailahaillallah) merupakan sedekah, tiap takbir merupakan sedekah, menyuruh kepada kebaikan merupakan sedekah, menghindari dari kemungkaran merupakan sedekah. dan juga 2 rakaat Dhuha diberi pahala,” (HR Muslim).

2. Ghanimah (Keuntungan) Yang Besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, dia berkata:

Rasulullah saw mengirim suatu pasukan perang.

Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan juga cepatlah kembali!”.

Mereka kesimpulannya silih berdialog tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan juga banyaknya ghanimah (keuntungan) yang hendak diperoleh dan juga kilat berulang (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kamu saya tunjukkan kepada tujuan amat dekat dari mereka (musuh yang hendak diperangi), amat banyak ghanimah (keuntungan) nya dan juga kilat kembalinya?”

Mereka menjawab; “Ya!”

Rasul SAW mengatakan lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, setelah itu masuk ke dalam masjid buat melaksanakan shalat Dhuha, ia lah yang amat dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan juga lebih kilat kembalinya,” (Shahih al - Targhib: 666)

3. suatu Rumah Di Surga
Bagi yang giat mengerjakan shalat Dhuha, hingga dia hendak dibangunkan suatu rumah di dalam surga. perihal ini dipaparkan dalam suatu hadits Nabi Muahammad saw: “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak 4 rakaat dan juga 4 rakaat sebelumnya, hingga dia hendak dibangunkan suatu rumah di surga,” (Shahih al - Jami`: 634)

4. mendapatkan Ganjaran Di Sore Hari
Dari Abu Darda’ ra, dia mengatakan kalau Rasulullah SAW berkata: Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk - Ku 4 rakaat dari dini hari, hingga saya hendak memadai kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al - Jami: 4339).

5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra kalau Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam kondisi bersuci buat melakukan shalat wajib, hingga pahalanya serupa seseorang yang melakukan haji. benda siapa yang keluar buat melakukan shalat Dhuha, hingga pahalanya serupa orang yang melakukan `umrah…” (Shahih al - Targhib: 673).

6. Ampunan Dosa
“Siapa juga yang melakukan shalat dhuha dengan langgeng, hendak diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan,” (HR Tirmidzi).

Untuk itu, yuk! Yang belum melakukan sholat duha. Mulai saat ini kita bersama belajar melangsungkan sunah - sunah Rasulullah SAW. [santi/islampos/do’a dalam al - qur’an dan juga pejelasannya]


[sumber : bantushare.com]

Pohon Saksi Hidup Kebesaran Rasulullah Yang Berusia 1400 Tahun, Subhanallah!!

 Nabi Muhammad hidup ribuan tahun yang lalu. terdapat beberapa barang dan juga jejak aset nabi yang masih terdapat sampai kini.
Satu antara lain merupakan suatu tumbuhan yang berkembang di Yordania.

Pohon Nabi ini sekali lagi jadi fakta kenabian Nabi Muhammad SAW.
Dan kayaknya tumbuhan Nabi ini benar terencana dibiarkan hidup oleh Allah swt supaya jadi ciri pengingat kenabian Muhammad SAW.

Dan supaya ummat manusia spesialnya kita ummat Islam senantiasa mengenang Nabi Allah Muhammad saw.
Dilansir bermacam sumber, dahulu kala Rasulullah melaksanakan ekspedisi mengarah Syam berbarengan Maisarah (pembantu Sayyidatuna Khadijah Ra) buat berdagang.
Rasulullah sempat berteduh di dasar tumbuhan ini saat sebelum hingga ke sana.

Pada dikala Rasulullah berteduh di bawahnya, dahan dan juga ranting - ranting tumbuhan ini bergerak menaungi dia dari panasnya terik matahari.
Seorang rahib (pendeta) yang memandang peristiwa ini, lalu menghadiri Maisarah dan juga menampilkan kepadanya tumbuhan tempat berteduh Rasulullah itu seraya berkata:
“Hanya seseorang Nabi aja yang berteduh di dasar tumbuhan itu.”

Lihatlah hingga hari ini tumbuhan tersebut senantiasa produktif terlebih lagi di tengah - tengah padang pasir yang kering kerontang dan juga tidak terdapat tanaman yang hidup serupa itu. Allah SWT menghidupkannya dengan kehendaknya.
Inilah tumbuhan yang mengerti cinta buat Nabinya Muhammad SAW, suatu tumbuhan yang diberkahi.

Sampai saat ini tumbuhan ini masih hidup di Yordania. karena itu dia dijuluki “the only living Sahabi” ataupun “satu - satunya ‘sahabat’ Nabi yang masih hidup”.
Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqa’awiyya di negeri Yordania. Dari segi geografis, dia dekat dengan kota Bosra di Suriah. 


[sumber : catatancerdas.com]

Hanya Karena Ribut! JANGAN Mengusir Anak - Anak Dari Mesjid, apa hukumnya?

 SEBAGIAN pengurus masjid terdapat yang mengusir kanak - kanak dengan sebab menggangu orang solat, apa hukumnya?

Cara nabi berhubungan dengan kanak - kanak di masjid dikala solat amat berubah jauh dengan realitas yang dicoba oleh sebahagian oknum muslim terhadap kanak - kanak yang suka bermain di masjid.

Berikut kami sampaikan sebagian permasalahan penindakan yang dicoba oleh Rasulullah pada kanak - kanak di masjid, supaya kita mampu meneladani baginda Nabi saw.:

1. teman Nabi yang bernama Syaddad ra. meriwayatkan, kalau Rasulullah tiba – ke masjid - ingin solat Isya ataupun Zuhur ataupun Asar sembari bawa - salah satu cucunya - Hasan ataupun Husein, kemudian Nabi maju kedepan buat mengimami solat dan juga meletakkan cucunya di sampingnya, setelah itu nabi mengangkut takbiratul ihram memukai solat. Pada dikala sujud, Nabi sujudnya amat lama dan juga tidak biasanya, hingga aku diam - diam mengangkut kepala aku buat memandang apa gerangan yang terjadi, dan juga benar saja, aku memandang cucu nabi lagi menunggangi balik nabi yang lagi bersujud, sehabis memandang peristiwa itu aku berulang sujud berbarengan makmum lainnya. kala tuntas solat, orang - orang padat jadwal bertanya,

“Wahai Rasulullah, baginda sujud amat lama sekali tadi, sampai - sampai kami pernah mengira telah terjalin apa - apa ataupun baginda lagi menerima wahyu.” Rasulullah menjawab, “Tidak, tidak, tidak terjalin apa - apa, hanya tadi cucuku mengendaraiku, dan juga aku tidak ingin memburu - burunya hingga ia menuntaskan mainnya dengan sendirinya”. (H.R. Nasa’i dan juga Hakim)

عن شداد رضي الله عنه قال: خرج علينا رسول الله صلى الله عليه وسلم في إحدى صلاتي العشي الظهر أو العصر وهو حامل حسناً أو حسيناً، فتقدم النبي صلى الله عليه وسلم فوضعه عند قدمه ثم كبر للصلاة، فصلى، فسجد سجدة أطالها!! قال: فرفعت رأسي من بين الناس، فإذا الصبي على ظهر رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو ساجد! فرجعت إلى سجودي، فلما قضى رسول الله صلى الله عليه وسلم الصلاة، قال الناس: يا رسول الله إنك سجدت سجدة أطلتها حتى ظننا أنه قد حدث أمر أو أنه يوحى إليك؟ قال: “كل ذلك لم يكن، ولكن ابني ارتحلني، فكرهت أن أعجله حتى يقضي حاجته” (رواه النسائي والحاكم وصححه ووافقه الذهبي)



2. Abdullah Bin Buraidah meriwayatkan dari ayahandanya: Rasulullah lagi berkhutbah - di mimbar masjid - kemudian - kedua cucunya - Hasan dan juga Husein tiba - bermain - main ke masjid - dengan memakai kemeja kembar merah dan juga berjalan dengan sempoyongan jatuh bangun - karna benar masih bayi - , kemudian Rasulullah turun dari mimbar masjid dan juga mengambil kedua cucunya itu dan juga membawanya naik ke mimbar kembali, kemudian Rasulullah berkata, “Maha Benar Allah, kalau harta dan juga kanak - kanak itu merupakan fitnah, bahwa sudah memandang kedua cucuku ini saya tidak dapat sabar.” kemudian Rasulullah berulang melanjutkan khutbahnya. (H.R Abu Daud)

وعن عبد الله بن بريدة عن أبيه رضي الله عنه قال: خطبنا رسول الله صلى الله عليه وسلم، فأقبل الحسن والحسين رضي الله عنهما عليهما قميصان أحمران يعثران ويقومان، فنزل فأخذهما فصعد بهما المنبر، ثم قال: “صدق الله، إنما أموالكم وأولادكم فتنة، رأيت هذين فلم أصبر”، ثم أخذ في الخطبة (رواه أبو داود).

3. Dalam Hadis lain diceritakan, kalau Rasulullah solat, dan juga apabila dia sujud hingga Hasan dan juga Husein bermain menaiki balik Rasulullah. Lalu, bila terdapat sahabat - sahabat yang mau melarang Hasan - Husein hingga Rasulullah berikan isyarat buat membiarkannya, dan juga apabila sehabis tuntas solat rasulullah memangku kedua cucunya itu. (H.R. Ibnu Khuzaimah)

وفي حديث آخر: كان الرسول صلى الله عليه وسلم يصلي، فإذا سجد وثب الحسن والحسين على ظهره، فإذا منعوهما أشار إليهم أن دعوهما، فلما قضى الصلاة وضعهما في حجره (رواه ابن خزيمة في صحيحه).

4. Abu Qatadah ra. mengatakan: “Saya memandang Rasulullah saw memikul cucu perempuannya yang bernama Umamah putrinya Zainab di pundaknya, apabila dia solat hingga pada dikala rukuk Rasulullah meletakkan Umamah di lantai dan juga apabila sudah berulang berdiri dari sujud hingga Rasulullah berulang memikul Umamah.” (H.R. Bukhari dan juga Muslim)

وقال أبو قتادة رضي الله عنه: رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم وأمامة بنت العاص - ابنة زينب بنت الرسول صلى الله عليه وسلم - على عاتقه، فإذا ركع وضعها وإذا رفع من السجود أعادها (رواه البخاري ومسلم).

5. Pada Riwayat Lain Dari Abu Qatadah, berkata “……… pada dikala rukuk Rasulullah meletakkan Umamah di lantai dan juga apabila sudah berulang berdiri dari sujud hingga Rasulullah berulang memikul Umamah. dan juga Rasulullah terus melaksanakan perihal itu pada tiap rakaatnya hingga beliu tuntas solat.” (H.R.Nasa’i)

وفي رواية أخرى عن أبي قتادة رضي الله عنه قال: بينما نحن جلوس في المسجد إذ خرج علينا رسول الله صلى الله عليه وسلم يحمل أمامة بنت أبي العاص بن الربيع - وأمها زينب بنت رسول الله صلى الله عليه وسلم - وهي صبية يحملها، فصلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وهي على عاتقه يضعها إذا ركع ويعيدها إذا قام، حتى قضى صلاته يفعل ذلك بها (رواه النسائي).

6. Dalam hadis yang lain Rasulullah berkata, “Kalau lagi solat, sering - kali aku mau solatnya agak panjangan, tetapi bahwa sudah mencermati tangis anak kecil - yang dibawa ibunya ke masjid - hingga sayapun menyingkat solat saya, karna aku tau betapa ibunya tidak lezat hati dengan tangisan anaknya itu.” (H.R. Bukhari dan juga Muslim)

وفي حديث آخر: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “إني لأدخل في الصلاة وأنا أريد إطالتها فأسمع بكاء الصبي فأتجوّز في صلاتي مما أعلم من شدة وجد أمه من بكائه” (رواه البخاري ومسلم).

7. Anas meriwayatkan, “Pernah Rasulullah solat, kemudian dia mendengar tangis balita yang dibawa dan ibunya solat ke masjid, hingga Rasulullah juga mempersingkat solatnya dengan cuma membaca tulisan ringan ataupun tulisan pendek.” (H.R. Muslim)

وفي رواية أخرى: قال أنس رضي الله عنه: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يسمع بكاء الصبي مع أمه وهو في الصلاة فيقرأ بالسورة الخفيفة أو بالسورة القصيرة (رواه مسلم).

8. Pada hadis lain
diriwayatkan kalau Nabi memendekkan bacaannya pada dikala solat subuh (dimana lazimnya senantiasa panjang), kemudian teman bertanya: Ya Raslullah kenapa solat kali ini singkat, tidak serupa biasanya? Rasulullah menjawab, “Saya mendengar suara tangis bayi, aku kira ibunya ikutan solat berbarengan kita, aku kasihan dengan ibunya.” (H.R. Ahmad)

وفي حديث آخر أن النبي صلى الله عليه وسلم: جوّز ذات يوم في الفجر - أي خفف - فقيل: يا رسول الله، لم جوزت؟! قال: “سمعت بكاء صبي فظننت أن أمه معنا تصلي فأردت أن أفرغ له أمه” (رواه أحمد بإسناد صحيح).

9. teman Nabi Yang Bernama Rabi’ menggambarkan kalau pada sesuatu pagi hari Asyura Rasululah mengirim pesan ke kampung - kampung dekat kota Madinah, yang bunyinya “barang siapa yang sudah mengawali puasa dari pagi tadi hingga silahkan buat menuntaskan puasanya, dan juga untuk yang tidak puasa pula silahkan terus berbuka”. semenjak dikala itu kami tetap terus berpuasa pada hari Asyura, begitu pula kanak - kanak kecil kami banyak yang ikutan berpuasa dengan kehendak Allah, dan juga kami juga ke masjid berbarengan anak - anak. Di masjid kami mempersiapkan mainan spesial buat kanak - kanak yang dibuat dari wool. bahwa terdapat dari kanak - kanak itu yang tidak kokoh berpuasa dan juga menangis memohon makan hingga kamipun berikan santapan bukaan untuknya.”

وعن الربيع بنت معوذ رضي الله عنها قالت: أرسل رسول الله صلى الله عليه وسلم غداة عاشوراء إلى قرى الأنصار التي حول المدينة: “من كان أصبح صائماً فليتم صومه، ومن كان أصبح مفطراً فليتم بقية يومه” فكنا بعد ذلك نصومه ونصوم صبياننا الصغار منهم إن شاء الله، ونذهب إلى المسجد فنجعل لهم اللعبة من العهن، فإذا بكى أحدهم على الطعام أعطيناها إياه عند الإفطار (رواه مسلم)،

Demikianlah betapa Rasulullah dan juga para teman memanjakan kanak - kanak di masjid walaupun cukup seru karna yang namanya kanak - kanak tentu hendak memunculkan bermacam kendala keributan dan juga tangisan yang menimbulkan solat ataupun ibadah jadi terganggu.

Namun, terdapat aja oknum pengurus masjid yang senantiasa ngotot mau mengusir kanak - kanak dan juga menjauhkan mereka dari masjid dengan berdalil kepada hadis lemah yang berbunyi:

“Jauhkan masjid kamu dari kanak - kanak dan juga orang gila”

“جنبوا مساجدكم صبيانكم ومجانينكم”

“Hadis diatas lemah dan juga tidak jelas asalnya dari mana, sampai - sampai tidak dapat diperuntukan dalil”. Begitu kata para ulama Hadis, serupa Al - Bazzar dan juga Abdul Haq Al - Asybili. Sebagaimana pakar Hadis Imam Al - Hafiz Ibnu Hajar dan juga Ibnu Al - Jauzi dan juga Al - Munziri dan juga Haitsami dan juga ulama - ulama lain pula melemahkan hadis tersebut. Banyak golongan awam yang mengira kalau hadis tersebut benar diriwayatkan dari Rasulullah sampai - sampai membikin mereka bahagia benar mengusir kanak - kanak dari masjid dan juga amat tidak suka bahwa memandang kanak - kanak bermain di masjid. Ini merupakan perilaku dan juga aksi yang amat salah dan juga tidak benar.

Yang benar merupakan Islam amat hirau dengan anak - anak, dan juga memerintahkan para bapak dan juga orang tua saudara yang bertanggungjawab pada kanak - kanak buat menyuruh anak - anaknya solat semenjak usia 7 tahun. dan juga tempat yang benar dalam mengarahkan kanak - kanak solat dan juga membaca Al - Quran dan juga hukum - hukum tajwid dan juga materi - materi keislaman lainnya, merupakan Masjid.

Seperti itu petunjuk dan juga pedoman yang dianjurkan Rasulullah pada ummatnya terpaut interaksi kita kepada kanak - kanak di masjid. sampai - sampai siapapun tidak boleh mengusir kanak - kanak dari masjid, karena mereka merupakan pemuda - pemuda harapan masa depan.

Allah memerintahkan kita supaya meneladani Rasulullah pada seluruh hal, baik terpaut urusan dunia ataupun akhirat, sampai - sampai sudah selayaknyalah kita menjajaki dan juga meladani Rasulullah dalam menyesuikan kanak - kanak kita buat menghadiri masjid dan juga bermain di masjid, dan tidak membiarkan mereka ngumpul - ngumpul tidak jelas di ujung gang ataupun jalur yang cuma hendak menimbulkan akhlak mereka jadi kurang baik karna pengaruh area dan juga sahabat mereka yang tidak sehat.

Dan andainya juga sebahagian kanak - kanak yang tiba ke masjid kerap jadi kendala untuk orang - orang yang lagi solat, baik karna suara tangisan mereka, jeritan dan juga lengkingan suara, tetapi jamaah masjid tidak boleh meresponnya dengan kesat ataupun memarah - marahi kanak - kanak tersebut ataupun orang tua anak - anak, yang cuma hendak menambah - menambah keributan baru saja. Serahkan perihal itu kepada para pengurus masjid ataupun anak muda masjid buat menuntaskan permasalahan kanak - kanak tersebut dengan bijak dan juga baik serupa tata cara yang dicoba oleh Rasulullah.

Dan yang butuh diingat dan juga dicatat dan juga diamalkan merupakan perilaku lemah lembut dalam menuntaskan permasalahan kanak - kanak di masjid.

Rasulullah sempat bersabda, “Segalanya suatu yang dibarengi dengan kelembutan tentu hendak buatnya jadi lebih menawan dan juga indah. bila kelembutan terenggut, segalannya hendak jadi rusak dan juga jelek.” (H.R. Muslim)

“إن الرفق لا يكون في شيء إلا زانه ولا ينزع من شيء إلا شانه” (رواه مسلم).

Rasulullah merupakan teladan tersadu untuk kita. sempat terjalin seseorang arab badui masuk ke dapam masjid nabawi, kemudian sang badui buang air kecil di dalam masjid itu. memandang sang badui berkemih di masjid hingga para teman nabi ngamuk. menjawab perihal ini Nabi juga menyelesaikannya dengan bijak dan juga lembut dan juga berkata, “Biarkanlah badui itu, nanti bila pipisnya sudah tuntas mohon mencuci dan juga siram kencingnya itu dengan air. kamu - umat islam - ini diutus bukan buat buat repot, melainkan buat mempermudah.” (H.R. Bukhari dan juga Muslim)

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قام أعرابي فبال في المسجد!! فتناوله الناس، فقال لهم النبي صلى الله عليه وسلم: “دعوه، وهريقوا على بوله سجلاً من ماء أو ذنوباً من ماء فإنما بعثتم ميسرين ولم تبعثوا معسرين” (رواه البخاري ومسلم).

Kesimpulannya, Islam melarang mengusir kanak - kanak keluar masjid, melainkan Islam mengharuskan umatnya menyesuikan kanak - kanak tiba ke masjid buat belajar solat, belajar membaca Al - Quran, belajar tajwid dan juga belajar hukum syariat lainnya. [Translate: Kivlein Muhammad]
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
Judul Asli
طرد الأطفال من المسجد بحجة التشويش على المصلين
Penulis:
حسام الدين عفانه
نقلاً عن موقع فضيلة الشيخ حفظه الله.
التصنيف: فقه الصلاة
تاريخ النشر: 16 شوال 1429 (16/10/2008)
http://ar.islamway.net/fatwa/27890/

[sumber : Islampos]

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Sosial Media...Silahkan Share... Mari Berbagi Informasi Bermanfaat Untuk Sesama...

 seorang perempuan yang memperlihatkan photo pribadinya di internet bisa jadi aja sudah tidak mematuhi larangan tidak buat tabarruj dan sufur. Tabarruj berarti seorang perempuan memperlihatkan sebagian anggota badannya ataupun perhiasannya dihadapan lelaki asing.

Sedangkan Sufur ialah seorang perempuan menampak - nampakkan wajah dihadapan lelaki lain. Oleh karna itu Tabarruj lebih universal cakupannya dari pada sufur, lantaran mencakup wajah dan anggota badan yang lain.

Tabarruj diharamkan dalam syariat bersumber pada ayat al - Qur’an dan hadits, antara lain: “Dan hendaknya kamu tetaplah di rumahmu dan jangan hingga kamu berhias dan bertingkah laku serupa sebagian orang Jahiliyah yang dahulu. ” (QS. Al - Ahzab: 33)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada 2 kelompok warga neraka yang belum sempat aku amati: kalangan yang bawa cemeti serupa ekor sapi yang memukuli sebagian orang dengannya dan juga sebagian perempuan yang berbaju tetapi mereka t3l4nj4ng, berlenggak lenggok kepala mereka serupa punuk unta yang bergoyang. Wanita - wanita itu tidak masuk surga dan tidak memperoleh baunya walaupun sesungguhnya bau surga mampu tercium sepanjang sekian dan juga sekian. ” (HR. Muslim no. 3971 dan juga 5098)

Jika seorang perempuan memperlihatkan photo pribadinya di internet lalu dimanakah esensi jilbab bagaikan angkatan laut (AL) Haya’ (RASA MALU). bagaikan seorang muslimah sejati, pastinya saudariku hendak memikirkan ribuan kali buat jalani perihal yang demikian. walaupun sesungguhnya Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang maksudnya: “Sesungguhnya masing - masing agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam ialah malu” sabda dia yang lain; “Malu ialah sisi dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla pula peruntukan kewajiban berhijab bagaikan ciri ‘Iffah (menahan diri dari m4ksi4t) dalam firman - Nya, “Hai Nabi, katakanlah pada isteri - isterimu, kanak - kanak perempuanmu dan juga isteri - isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh badan mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih gampang buat di kenal, karenanya mereka tidak di ganggu. dan Allah ialah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (Al Ahzab: 59)

Itu lantaran mereka menutupi badan mereka buat menjauhi dan menahan diri dari perbuatan kurang baik (dosa), karenanya “mereka tidak diganggu”. Jadi sebagian orang fasik tidak hendak mengusik mereka.

Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” bagaikan isyarat
bahwa mengenali keelokan badan perempuan ialah satu wujud permasalahan baerupa fitnah dan kejahatan buat mereka. Wallahua’lam.

Di antara dampak negatif perempuan memajang photo muka di internet :

– mampu membikin laki - laki yg bernazar maupun tidak bernazar memandangnya jadi tergoda, mengotori hatinya, buat terbayang siang malam, terlebih lagi pula mampu menimbulkan bebrapa hasrat kurang baik ataupun terlebih lagi pula hingga melaksanakan kejahatan. walaupun seorang perempuan tutup seluruh badan terkecuali wajah dan telapak tangannya, kemudian dia menampilkan pribadinya di social media jadi ini pula tidak mampu menjamin selamatnya orang yang memandang dari fitnah, karena wajah perempuan memiliki energi tarik yang begitu kokoh pada lelaki, hingga, walaupun seluruh badannya tertutup dengan baik hendak namun apabila mukanya di buka dan dipampang di depan wisatawan akun, jadi itu mampu menimbulkan fitnah di hati orang yang memandangnya. disebabkan orang yang memandang photo itu mampu terfitnah jadi tidak dibolehkan memampang photo wajah itu di taman web yang mampu dibuka oleh sebagian laki - laki yang tidaklah mahromnya.

– Menggoda pria, membikin laki - laki tidak menundukkan pandangan, walaupun sesungguhnya dalam angkatan laut (AL) Quran diperintahkan menundukkan pandangan. apabila didunia nyata, laki - laki tidak hendak berani lambat - laun memandang wanita, terlebih yang belum dikenalnya. laki - laki hendak malu apabila nampak lagi memandang perempuan itu terus - menerus. namun photo di internet, sebagian lelaki mampu memandangnya lambat - laun tanpa merasa malu, karena tidak terdapat orang yang tahu. dan perihal itu mampu memperkenalkan bermacam - macam dampak negatif baik buat laki - laki maupun wanita. Telah semestinya sebagian perempuan menolong sebagian laki - laki dgn langkah menjauh terbentuknya perihal itu, ialah dgn tidak memajang fotonya.

– Begitu sebagian perempuan yg jadi korban laki - laki jahat bermula dari Facebook, di ajak ketemuan, ditipu, diculik, dip3rk0s4, dibunuh, dan juga lain - lain, diawali oleh laki - laki tertarik amati photo si perempuan di FB, serupa sering dikabarkan mass media.

– Photo kamu mampu dicopy dan diedit oleh orang2 jahat, diperuntukan photo p0rn0, ataupun digunakan buat hal2 lain yg merugikan, (umpamanya orang buat satu akun dgn memakai foto2 anda)

Ridhokah lelaki yang telah disiapkan Allah buat jadi pendamping hidupmu? karna mereka lah yang mempunyai hak pada kecantikan yang kamu punyai. Jawabnya: itu hak anda, kami hanya menyampaikan.

Tetapi seluruh berulang ke diri kita masing - masing, apabila memanglah susah rasa - rasanya tidak mengenakan sosial media, jadikanlah sosial media itu jadi perihal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan fitnah buat kita sendiri.

Silakan berbagi informasi ini pada rekanmu yang lain bila kalian kerasa ini bermanfaat. 

[sumber : beritaterpercayaku.com]

“Mengapa Tuhan Menciptakan Orang Cacat” Ternyata Al Quran Memiliki Jawaban Memuaskan...

 Dalam suatu forum di India yang dihadiri ribuan orang, seseorang non muslim bertanya kepada dokter Zakir Naik.

“Mengapa Tuhan menghasilkan orang - orang yang terlahir cacat? Apakah terdapat ayat angkatan laut (AL) Quran ataupun perkataan Nabi Muhammad yang menarangkan perihal ini?”

“Saudara ini mengajukan persoalan yang amat bagus,” kata dokter Zakir Naik memulai jawabannya. “Mengapa dan juga apa dalihnya Allah menghasilkan sebagian orang terlahir bagaikan orang yang cacat? dalihnya dipaparkan dalam Quran tulisan angkatan laut (AL) Mulk ayat 2.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Yang menjadikan mati dan juga hidup, biar ia menguji kamu, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya. dan juga ia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. angkatan laut (AL) Mulk: 2)”

Dr Zakir Naik lalu menarangkan perbandingan pemikiran Islam dengan Hindu tentang orang - orang yang terlahir cacat.

Dalam Hindu, terdapat suatu filosofi yang diucap sanskara ataupun reinkarnasi. kalau seorang yang mati hendak terlahir berulang bagaikan wujud tertentu bergantung apa yang dia jalani di kehidupan sebelumnya. Itu pula diucap bagaikan karma.

Jika amal perbuatannya baik, dia hendak terlahir berulang dalam tingkatan makhluk yang lebih baik. kebalikannya bila dia berbuat buruk, dia hendak terlahir berulang dalam tingkatan makhluk yang lebih rendah.

Tingkatan makhluk paling tinggi dalam reinkarnasi merupakan manusia. Manusia seorang diri dibagi dalam bermacam kasta dari terendah sampai tertinggi: pariah, sudra, waisya, satria dan juga brahmana. sebaliknya makhluk tingkatan terendah merupakan binatang, yang pula dibagi dalam bermacam tingkatan.


Jika satu makhluk berbuat baik dan juga mati, nanti dia hendak lahir berulang bagaikan makhluk yang tingkatannya lebih tinggi. sampai - sampai fauna juga bila berbuat baik hendak bereinkarnasi jadi manusia dan juga manusia bila berbuat kurang baik hendak terlahir bagaikan makhluk yang lebih rendah sampai jadi binatang.

Mengenai benar tidaknya reinkarnasi ini, dokter Zakir Naik cuma menjawabnya dengan suatu pertanyaan.

“Semakin ke sini, kejahatan manusia terus menjadi meningkat ataupun terus menjadi berkurang?”

“Semakin bertambah,” jawab hadirin.

“Populasi manusia terus menjadi meningkat ataupun berkurang?”

“Semakin bertambah.”

“Jika manusia yang berbuat kurang baik bereinkarnasi jadi binatang, semestinya populasi manusia meningkat ataupun berkurang?”

“Berkurang,” jawab hadirin sembari tertawa. terasa lucu dengan konsep reinkarnasi.

Nah, berubah dengan konsep reinkarnasi, dalam Islam seorang terlahir cacat ataupun tidak seluruh itu merupakan ujian. bersumber pada tes itu, seorang hendak dinilai.

Allah menguji masing - masing orang dengan trik berbeda. terdapat yang diperuntukan orang kaya. Apakah dengan itu dia bersyukur, keluarkan zakat. sebaliknya orang miskin malah memperoleh zakat. Orang miskin lebih gampang hisabnya, orang kaya hisabnya lebih sulit.

Sama halnya orang yang terlahir cacat kadangkala terdapat yang bertanya apa dosa balita itu? Dalam Islam seluruh balita suci, tidak terdapat yang berdosa. dia tidak bersalah. tetapi itu merupakan tes baginya, tes untuk dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya apakah yakin kepada Allah. Kali ini diuji dengan tes yang sulit. dan juga terus menjadi susah tes terus menjadi besar pahala.

Seperti orang yang menempuh S1, ujiannya mudah. dia jadi sarjana. tes S2 lebih sulit. tes S3 lebih susah lagi, namun bila dia lulus, dia jadi doktor.

Demikianlah, terus menjadi besar tes terus menjadi besar pahala dan juga derajat di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. [Ibnu K/Tarbiyah.net] 

[sumber : tarbiyah.net]
Sunday, January 31, 2016

Istri Ingin Bersedekah Untuk Suami Tercinta, Begini Caranya...

 DIRIWAYATKAN dari Zainab ats - Tsaqafiyah, istri Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Wahai kalangan perempuan bersedekahlah kalian sekaligus meski dari perhiasanmu.”

Zainab berkata, “Saya kembali menemui Abdullah bin Mas’ud (suamiku), dan juga menyatakan, “Sesungguhnya engkau pria yang sedikit penghasilannya sebaliknya Rasulullah SAW memerintahkan kami bersedekah hingga datangilah dan juga bertanyalah kepada beliau. bahwa boleh, aku bersedekah kepadamu dan juga bahwa tidak boleh aku bagikan kepada orang lain.’’

Abdullah berkata, ‘’Kamu sendirilah yang tiba kepada beliau.’’ hingga aku juga berangkat ke tempat Rasulullah SAW dan juga di situ terdapat seseorang perempuan Anshar yang berposisi di pintu dia buat mengantarkan kasus yang sama.

Keluarlah Bilal buat menemui kami. Kamipun mengatakan kepada Bilal, ’’Temuilah Rasulullah SAW dan juga kabarkanlah dia bahwa terdapat 2 orang perempuan yang berposisi di depan pintu dia yang hendak bertanya apakah boleh sedekah dikasih kepada suami dan juga kanak - kanak yatim yang diurus keduanya? dan juga jangan kalian jelaskan siapa kami ini.’’

Bilal setelah itu masuk dan juga menanyakan perihal itu kepada Rasulullah SAW, dia bertanya, ‘’Siapakah 2 perempuan itu? Bilal menjawab,’’ seseorang perempuan Anshar dan juga Zainab.’ Tanya dia pula,’’Zainab yang mana?’’ dia menjawab,’’Istri Abdullah.’’

Kemudian Rasulullah SAW bersabda, ‘’Bagi kedua perempuan itu memperoleh 2 pahala, ialah pahala (menyambung) saudara dan juga pahala sedekah.” (Muttafaqun ‘alaih).

Hadis di atas membagikan pelajaran berarti kepada kita, boleh hukumnya seseorang istri bersedekah kepada suami paling utama apabila suaminya belum bekerja ataupun mempunyai pemasukan yang sedikit.

Bahkan, seseorang istri diperbolehkan keluarkan zakat wajibnya kepada suaminya yang fakir ataupun miskin ataupun tercantum dalam kriteria orang yang berhak memperoleh zakat. Itu karna seseorang istri tidak mempunyai kewajiban menafkahi suaminya.

Bersedekah kepada suami menggambarkan penggalan berarti yang wajib dicermati oleh seseorang istri. Sedekah yang dikeluarkan oleh istri kepada suaminya tidak cuma hendak meningkatkan jalinan yang harmonis dengan Allah SWT pula jadi karena terjalinnya ikatan yang mesra dengan suami dan juga anggota keluarganya.

Ketika seseorang istri bersedekah kepada suaminya, dia memperoleh 2 pahala, serupa sabda Rasulullah SAW di atas, “Bagi kedua perempuan itu memperoleh 2 pahala, ialah pahala (menyambung) saudara dan juga pahala sedekah.” (Muttafaqun ‘alaih).

Selain itu, kala seseorang istri bersedekah kepada suaminya sebetulnya dia telah merealisasikan hikmah dan juga tujuan dari perkawinan yang membikin tali jalinan perkawinan terus menjadi kokoh dan juga kokoh.

Di antara tujuan dan juga hikmah perkawinan merupakan mengendalikan ikatan pria dengan perempuan bersumber pada asas pertukaran hak, silih membantu dan juga silih kerja sama yang subur dalam atmosfer cinta kasih dan juga perasaan silih menghormati yang lain.

Oleh karna itu, apabila seseorang istri bakal bersedekah perhatikan dahulu suaminya apakah dia layak disedekahi ataupun tidak saat sebelum bersedekah kepada orang lain. karna bersedekah kepada suami yang fakir wajib diutamakan saat sebelum bersedekah kepada yang lainnya.

Dalam praktiknya, sedekah kepada suami yang belum mempunyai pemasukan ataupun berpenghasilan rendah tidak cuma dengan materi.

Memotivasi suami supaya bergairah mencari nafkah buat keluarga menggambarkan penggalan dari sedekah pula yang layak dicermati dan juga dicoba seseorang istri. Wallahu’alam 



[sumber : silahkanshare-ya.blogspot.co.id]

INILAH RAHASIA SURAT YASIN AYAT KE-58, SUBHANALLAH...!! BACA ARTIKEL INI

 benda siapa yang membaca tulisan YAASIN seluruhnya dan pada ayat ke 58 surah itu 'SALAAMUN. QAULAN MIN RABBIN RAHIM'. diulang sebanyak 7 kali buat 7 hasrat baik, In syaa ALLAH dengan izin Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, seluruh hajat kita hendak dikabulkan..

Bila dapat niatkan sebegini:
YA - ALLAH YA - RAHIM, ampunkan dosa - dosaku dan saudara - maraku..
YA - ALLAH YA - RAHMAN, kurniakan aku isteri, suami, kanak - kanak yang soleh dan menggemari islam..
YA - ALLAH YA - RAZZAK, kurniakan aku rejeki yang berkat, kerja yang baik dan berjaya di dunia dan akhirat..
YA - ALLAH YA - JABBAR, makbulkan hajat penghantar maklumat yang aku dapat ini..
YA - ALLAH YA - MUTAQABBIR, hindarkan aku dari kepribadian khianat dan munafiq dan miskin..
YA - ALLAH YA - WADUUD, kurniakan aku dan juga segala umat Muhammad yang beriman kesihatan zahir batin..
YA - ALLAH YA - ZALJALA LIWAL IKRAM, makbulkanlah seluruh hajatku, dan redhaikanlah saya.. Aamiin...

Sampaikan dakwah ini pada teman kamu seramai orang yang boleh ataupun lebih, tiada kerugian terlebih lagi digalakkan..

Aamiinkan doa ini saudaraku.

Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan senantiasa rindu kepada - Mu, ingatkanlah senantiasa kami menimpa dahsyatnya hari akhirat - Mu biar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah supaya senantiasa dijalan - Mu hingga akhir hayat nanti... Aamiin ya Rabbal'alamin.

Semoga seluruh apa yang sudah jadi doa dan hajat kita lekas dikabulkan Allah, dan lekas dapat panggilan Allah buat berkunjung dan menunaikan ibadah haji ke mekkah. Aamiin..
Marilah kita berdoa, bermunajat pada Allah. mudah - mudahan Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari seluruh dosa yang sudah lalu. 

[sumber : liputanterpercaya.com]

Muslimah Wajib Tahu Perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar dan Kerudung, Silahkan Share... Mari Berbagi Informasi Bermanfaat Untuk Sesama...

 Teman Muslimah, acapkali kita terjebak dalam sesuatu sebutan sementara itu maksudnya kita tidak tahu, cuma menjajaki kerutinan dan juga mayoritas orang yang kerap mengatakan sebutan tersebut terus menerus, tercantum mengatakan sebutan jilbab, hijab, khimar dan juga kerudung, nyatanya keempat sebutan tersebut berubah arti loh. Kita bahas satu satu ya mulai dari asal kata, guna dan juga trik pakainya.
1.Jilbab

Jilbab, asal kata dari Bahasa Arab (جلباب) dan juga menggambarkan baju totalitas yang kita gunakan buat menutup aurat, perihal ini tercatat dalam QS. Al - Ahzab: 59, dan juga perintah Allah sejalan dengan yang dipaparkan Nabi Muhammad Saw. dalam hadist beliau, yang artinya: “Wahai Asma! sebetulnya seseorang wanita apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat segala anggota tubuhnya, kecuali ini dan juga ini, sembari Rasulullah SAW menunjuk wajah dan juga kedua tapak tangannya”.

Nah, sudah komplit ya dipaparkan oleh Rasul Kita, Nabi Muhammad SAW, bahwasannya hijab itu merupakan baju yang menutup segala badan kita dan juga yang tampak, cuma boleh muka dan juga telapak tangan saja.
2.Hijab

Lalu gimana dengan sebutan Hijab, kata ini baru - baru popular banget, bimbingan hijab, jilbab street, dan juga lain lain. Sama serupa kata Jilbab, kata jilbab berasal dari Bahasa Arab, (حجاب ħijāb) artinya, barang yang menutupi sesuatu.

Dalam angkatan laut (AL) Qur’an kata jilbab terdapat di QS. angkatan laut (AL) Ahzab: 53. makna jilbab dalam angkatan laut (AL) Qur’an malah penutup secara umum, semisal tirai, papan pembatas, ataupun kelambu. apabila berhubungan dengan menutup aurat, sebutan jilbab bermakna selayaknya perempuan yang berjilbab sebaiknya menyempurnakan dan juga melindungi hijab setimpal dengan gunanya ialah menutup (hijab) tubuh.

Adapun tata trik berpakaian menutup rambut/aurat dalam Islam, menutup segala badan kecuali muka dan juga telapak tangan, baju tidak membentuk tubuh, tidak kelewatan mengenakan perhiasan, tidak menyamai lelaki, tidak sangat simpel dan juga tidak sangat mewah, berpakaian setimpal kesanggupan kita, karna nanti takut hendak berujung pada penyakit hati berbentuk bangga pada diri ataupun baju sendiri.

Sahabat Muslimah, yang hijab dan juga hijabnya belum sempurna, masih dapat disempurnakan, namanya pula proses, tetapi jangan kelamaan prosesnya ya, pelan tetapi pasti, kan jadi adem lihatnya.
3. Khimar

Kalau khimar dan juga kerudung gimana pula?

Khimar dan juga kerudung beda tipis artinya, cuma aja di dalam angkatan laut (AL) Qur’an kata Khimar terdapat dalam QS. An Nur: 31.“Hendaklah mereka menutupkan khumur ke dadanya. (An Nuur :31)” dari ayat tersebut kita simpulkan makna kalau khimar merupakan kain yang menutupi kepala, leher dan juga dada, pastinya tanpa menutup wajah, terlebih lagi terdapat lagi penjelasan, kain khimar tersebut menutup dari depan dan juga belakang.
4. Kerudung

Sedangkan kerudung, menggambarkan sebutan buat mengatakan kain yang cuma menutupi kepala saja, dan juga amat tidak diajarkan buat digunakan dalam memenuhi busana muslimah kita.

Jadi, teman Muslimah, intinya merupakan menutup rambut/aurat untuk muslimah, harus hukumnya. ingin whatever istilahnya, lagi pula perintah Allah sudah jelas banget di dalam angkatan laut (AL) Qur’an. antusias menyempurnakan menutup rambut/aurat ayo teman Muslimah.


[sumber : Ummi Online]